Pengancam Bakar Habib Rizieq Ditangkap, Netizen : Mereka Kebal Hukum, Makanya Songong
PublikRI - Satuan Intelkam Polres Pangkalpinang melakukan gerak cepat dalam mengatasi potensi konflik di media sosial yang dilakukan oleh oknum masyarakat di wilayah hukumnya, Sabtu (1/4/2017) sore. Pasalnya, postingan yang dilakukan oleh oknum yang bekerja di wilayah Pangkalpinang ini diduga mengandung unsur provokatif dan dapat membuat kegaduhan yang menimbulkan potensi konflik.
“Hasil patroli cyber kami menemukan hal ini, untuk mengambil langkah cepat dalam mengantisipasi dan deteksi dini maka kami lakukan penyelidikan mendalam,” kata Kasat Intelkam Polres Pangkalpinang, AKP M. Adi Putra mewakili Kapolres Pangkalpinang, AKBP Heru Budi P.
Akhirnya, kepolisian menemukan oknum masyarakat yang memiliki akun postingan yang telah membuat resah kalangan masyarakat. “Hal ini guna menciptakan situasi kamtibmas di wilayah kami tetap kondusif,” tegasnya.
Baca juga : Beginilah Cara Haikal Si Hacker Cuma Tamatan Smp Bisa Membobol Tiket.Com Dan Citilink Hingga Raih 4,1 Miliar
Baca juga : Beginilah Cara Haikal Si Hacker Cuma Tamatan Smp Bisa Membobol Tiket.Com Dan Citilink Hingga Raih 4,1 Miliar
Dari hasil interogasi kepada yang bersangkutan bahwa dirinya mengakui benar memiliki akun tersebut dan melakukan postingan itu. “Dia mengaku tidak bermaksud membuat gaduh dalam masyarakat, yang bersangkutan sangat menyesal dan memohon maaf atas kekhilafan itu serta berjanji tidak akan mengulanginya lagi,” jelas Adi.
Pantauan redaksi eveline, mendapati komentar netizen terkait penghina yang ancam bakar Habib Rizieq tertangkap. Berikut ragam komentar netizen, “Mendingan bacok2in aja deh penista agama. Mereka ngerasa kebal hukum makanya songong!”, dituliskan akun Billy Xingo sampaikan kekesalan.
Komentar bernada kesal juga disampaikan netizen bernama Iswan Asari, “besok, lusa, minggu depan, minggu depannya lagi, muncul komment medsos sejenis… engga ada efek jera, minta maaf urusan selesai… bisa tidur pules yang penting uneq uneq dah yampe… , nanti kalau ada yang disembelih baru pemeritah tegagap gagap”.
Meski demikian ada juga netizen yang sampaikan dorongan terhadap aparat penegak hukum untuk berlaku adil “Ini senjata mereka hanya minta maaf. Apakah selesai saja dengan minta maaf?. Saatnya penegak hukum diuji kinerja ya?. Kalau hasilnya masih meresahkan rakyat, silakan introspeksi. Semoga penegak hukum membela kebenaran dan tidak membela yang membayar”, tulis netizen bernama Arnel Hendri .

Post a Comment